Alam banyak memberikan berbagai pelajaran kepada bagi kita. Kita adalah sebongkah batu kondisi lapuk, berlumut dan rapuh. Rapuh adalah kondisi kita yang tidak mampu melawan cobaan. Pukulan godam, gesekan gerinda, percikan api, polesan amplas adalah gambaran dari cobaan yang datang untuk menempa kita.
Terkadang kita menolak cobaan yang datang tetapi sebenarnya cobaan tersebut adalah sarana yang datang dari sang pencipta untuk membentuk kepribadian kita sehingga kita bisa terlihat bersinar.
Sekarang mari kita pikirkan dimanakah posisi kita? Apakah kita seonggok batu yang tidak berharga? Ataukah kita seonggok batu yang sedang mengalami proses menjadi sebuah batu penghias cincin yang memiliki nilai yang sangat mahal??





Setiap batu akan kusam.
setiap batu juga akan mengkilap
Sayang, aku bukan berlian, aku batu bangunan yang terinjak. Andai aku kerikil tajam, meski menyakitkan, aku tetap dianggap orang
salam
[...] linggis dan mulai menggali lubang di bawah batu. Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa batu itu hanya setebal sekitar 6 inchi saja. Sebenarnya batu itu bisa dengan mudah dipecahkan dengan palu [...]