Menjadi cerdas tidak berarti mengetahui segala jawaban. Terkadang, jawaban paling cerdas yang anda dapat katakan adalah “Saya Tidak Tahu”. Diperlukan rasa percaya diri dan kecerdasan extra untuk mengetahui ketidaktahuan anda. Dan saat anda melakukannya, anda sedang dalam proses mempelajari jawaban sesungguhnya.
Seringkali karena alasan kebanggaan dan mencegah rasa tidak aman, kita mengatakan tahu, padahal sebenarnya kita tidak tahu. Lewat cara ini, kita telah menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar lebih lanjut. Percayalah, tidak ada salahnya anda tidak mengetahui suatu hal.
Bagian penting dari kebijaksanaan adalah mengetahui batas pengetahuan anda. Mengetahui apa yang anda tahu dan apa yang anda tidak tahu. Orang yang benar-benar cerdas adalah orang yang tahu dan mengerti, bahwa tak semua pertanyaan dapat ia jawab. Orang yang benar-benar cerdas adalah orang yang mau bertanya, mau belajar dan mau bertumbuh.
Gunakan pengetahuan yang anda miliki, dan miliki pengetahuan yng anda perlukan. Itu adalah jalan terbaik yang anda bisa tempuh.





Mmm.. Saya tidak tahu harus berkomentar apa.
Hallo..
Bisa minta izin Copy NIh..
inspiratif banget..!!
Salam Kenal..!!
jawaban paling cerdas yang anda dapat katakan adalah “Saya Tidak Tahu”.
hmmm, ada benarnya juga ya? hebat!
Assalamualaikum…
Makasih ya buat inspirasinya…
Blog yang benar2 memberikan inspirasi buat yang membacanya
Hidup adl sbuah pilihan
dan kalo kta sdh mnntukan plihan,maka qta hrs knsisten thp plihan itu
sip deh.. anda betul2 cerdas dalam mencermati kehidupan. thanks atas infonya
oho… bener bangetttttttttzz
wah bner tuh,klo mang ga tau ya ga tau,jgn ngasal..klo dlm ujian,bener dpt 4,ga jwb 0,klo salah kan -1..mending ngaku ga tau drpd minus
Kata-kata ini “Bagian penting dari kebijaksanaan adalah mengetahui batas pengetahuan anda. Mengetahui apa yang anda tahu dan apa yang anda tidak tahu. Orang yang benar-benar cerdas adalah orang yang tahu dan mengerti, bahwa tak semua pertanyaan dapat ia jawab. Orang yang benar-benar cerdas adalah orang yang mau bertanya, mau belajar dan mau bertumbuh.”
bikin sendiri ya mas….soalnya beta mo ijin copas buat di taruh di blog beta sekalian cantumin sumbernya…..:)
Mmg benar, kadang-kadang tahu banyak hal justru akan memberi kesan bahwa kita adalah “ensiklopedi berjalan”, tapi itupun sesungguhnya tidak memberi kebangaan apaun kecuali untuk orang yang memang sng dipuji. Otak sesungguhnya tdk sekedar digunakan utk menghapal, tapi bisa lebih dari itu yaitu untuk berpikir, menganalisa dan “mencipta”. Benar kan? Untuk inspirasi lebih lanjut guna menggugah kreativitas klik saja di sini :
http://matawaktu.wordpress.com
Best of the best deh..
“Saya tidak tau?” kalimat ini sering aku katakan saat lagi ga semangat ato malas menjawab. Sekarang aku mengerti…”Saya Tau!!! (di Copy MAS….)
kita sering tidak menyadari apa kelebihan diri kita karena lingkungan dan orang di sekitar kita jauh lebih sering mengkomunikasikan kepada kejelekan dan kekurangan kita.
Fokuskan perhatian pada kelebihan kita dan bukan kelemahan kita.
kadang untuk lari dari suatu masalah kata ” saya tidak tau” bisa jadi senjata yang paling ampuh …he..he..he,
tapi kadang memberi kesan seolah2 kita bodoh padahal sebenernya tidak mau tau karena tidak mau ribet
Bodoh! Bukan saya tidak tau, tapi “saya belum tau!!!”
emang dik squeena. abangmu ini emang bodoh…